Tragis, Turis China Tewas Digigit Kuda Nil di Kebun Binatang Kenya

Nathania Riris Michico
Turis asal China tewas digigit kuda nil di Kenya. (Foto: Getty Images)

Ketua Asosiasi Pemilik Kapal Danau Naivasha, David Kilo mengatakan kepada surat kabar Star di Kenya bahwa kenaikan permukaan air telah mengurangi area padang rumput untuk kuda nil, memaksa mereka ke peternakan dan lahan hotel, dan meningkatkan hubungan antara mamalia dan manusia.

Dinas Margasatwa Kenya kini melacak kuda nil yang bersangkutan.

Kuda nil sendiri merupakan hewan yang agresif, memiliki gigi tajam dan berat hingga 3 ton. Hewan ini juga merupakan mamalia daratan paling mematikan di dunia.

Kuda nil membunuh sekitar 500 orang setiap tahun di Afrika.

Terlepas dari itu, kuda nil merupakan satwa liar yang merupakan salah satu daya tarik wisata alam liar di Afrika.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
4 bulan lalu

Pesawat Cessna Bawa Turis Asing Jatuh dan Terbakar di Kenya, 12 Orang Tewas

Internasional
9 bulan lalu

Waduh! Presiden Kenya William Ruto Dilempar Sepatu oleh Demonstran

Seleb
1 tahun lalu

Donald Trump Menang Pilpres Amerika 2024, Prediksi Moo Deng Terbukti!

Internasional
1 tahun lalu

Wakil Presiden Kenya Dipecat saat Terbaring di RS, Dituduh Langgar Sumpah Jabatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal