Trump Akan Jatuhkan Lebih Banyak Sanksi pada Iran sebelum Biden Dilantik sebagai Presiden AS

Arif Budiwinarto
Donald Trump di akhir masa jabatannya sebagai Presiden Amerika Serikat ingin menjatuhkan lebih banyak sanksi kepada Iran. (foto: AFP)

Sebelumnya, tiga orang pejabat Kementerian Dalam Negeri Iran mengatakan sekitar 1.500 orang tewas dalam kerusuhan yang dimulai pada 15 November 2019. Aksi unjuk rasa yang terjadi kurang dari dua pekan menewaskan sekitar 17 orang remaja dan sekitar 400 perempuan, anggota keamanan dan polisi Iran.

Menteri Dalam Negeri Iran mengatakan, sekitar 225 orang tewas dalam unjuk rasa. Media lokal melaporkan demonstrasi pecah setelah pemerintah mengumumkan kenaikan harga gas sebesar 200 persen dan profitnya akan digunakan untuk membantu keluarga yang membutuhkan.

Sumber yang salah satunya pejabat AS dan dua orang lainnya mengetahui isu ini mengatakan sanksi-sanksi AS sudah dikerjakan selama berbulan-bulan. Sanksi ini adalah sanksi terbaru dari pemerintah Presiden AS Donald Trump yang kalah dalam pemilihan umum pekan lalu.

Sebelum lengser, Trump ingin banjiri Iran dengan sanksi

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
16 menit lalu

Iran Bantah Rencanakan Pembunuhan Trump

Internasional
24 jam lalu

140 Tentara AS Luka Selama Perang Lawan Iran, 8 Tewas

Nasional
1 hari lalu

Aktivis Pro Palestina: Perang Kemungkinan Berakhir, Ancaman Iran Bikin AS Ketar-ketir!

Buletin
2 hari lalu

Angkatan Laut AS Siap Kawal Kapal Tanker yang Melintasi Selat Hormuz, Iran Ancam Jadikan Target Serangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news