Trump Akui Berminat Beli Greenland, tapi Bukan Prioritas Pemerintahan AS

Nathania Riris Michico
Perumahan warga di Greenland. (FOTO: Reuters)

Ketika ditanya apakah dia akan mempertimbangkan menjual wilayah AS untuk Greenland, Trump menjawab, "Banyak hal dapat dilakukan."

"Pada dasarnya, ini adalah kesepakatan real estate yang besar," katanya.

Denmark menjajah pulau seluas dua juta kilometer persegi itu pada abad ke-18. Greenland menjadi rumah bagi sekitar 57.000 orang, yang sebagian besar milik komunitas adat Inuit.

Kementerian Luar Negeri Greenland, pada Jumat (16/8/2019), bersikeras menyebut pulau itu siap untuk pembicaraan bisnis, namun tidak untuk dijual.

"Greenland kaya akan sumber daya berharga seperti mineral, air dan es paling murni, stok ikan, makanan laut, energi terbarukan dan merupakan perbatasan baru untuk wisata petualangan," bunyi pernyataan kementerian itu.

"Kami terbuka untuk bisnis, bukan untuk dijual," lanjut pertanyaan itu.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Intelijen AS Ungkap Serangan Besar-besaran ke Iran Tak Akan Beri Efek Perubahan Rezim

Internasional
2 jam lalu

AS Akan Intervensi Pemilihan Pemimpin Iran yang Baru, Tak Ingin Rezim Berulang

Internasional
3 jam lalu

Ngeri! Trump Buka Kemungkinan Serangan Darat ke Iran

Internasional
9 jam lalu

Iran Minta Maaf Serang Negara Tetangga, Trump: Mereka Kalah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal