Trump Akui Partai Republik Kalah gegara Perang Iran

Anton Suhartono
Donald Trump mengakui perang Iran berkontribusi atas kekalahan Partai Republik dalam pemilu paruh waktu, Selasa (3/11) (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui perang Iran berkontribusi atas kekalahan Partai Republik dalam pemilu paruh waktu, Selasa (3/11/2026). Partai Demokrat kembali menguasai Kongres AS dengan perolehan kursi yang meyakinkan.

Menanggapi pernyataan Wakil Presiden JD Vance yang menyebut perang di Iran berkontribusi pada kekalahan Partai Republik, Trump sependapat dan mengakui bahwa konflik tersebut memicu kenaikan harga bensin dalam jangka pendek.

"Menurut saya, itu sebagian besar benar karena memang menyebabkan harga bensin naik," ujarnya, seperti dikutip dari Anadolu, Kamis (5/11/2026).

Namun, dia tetap membela keputusannya untuk meluncurkan dan melanjutkan kampanye militer tersebut, dengan alasan langkah itu diperlukan untuk mencegah Iran memiliki senjata nuklir.

"Di sisi lain, jika harus mengulanginya, saya akan tetap melakukan hal yang sama karena, dalam jangka panjang, itulah satu-satunya solusi. Kita tidak boleh membiarkan Iran memiliki senjata nuklir," kata Trump.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
20 menit lalu

Ini Pemicu Kekalahan Partai Republik dalam Pemilu AS, Salah Satunya Perang Iran

1 jam lalu

Daftar Negara Bagian AS yang Direbut Demokrat dari Republik dalam Pemilihan Senator

3 jam lalu

Partai Demokrat Ambil Alih Kendali Kongres AS, Trump: Kami Siap Bekerja Sama

6 jam lalu

Pemilu AS: Demokrat Menang Telak atas Republik di DPR-Senat, Ini Perolehan Suaranya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal