Trump Ancam Bom Iran, Rusia Pasang Badan

Anton Suhartono
Maria Zakharova menegaskan, ancaman untuk mengebom fasilitas nuklir dan energi Iran tidak bisa diterima (Foto: AP)

AS dan Israel mencurigai Iran sedang membuat bom atom dari program nuklir sipilnya, tuduhan yang berkali-kali dibantah oleh Teheran.

Iran keluar dari komitmennya terhadap kesepakatan nuklir Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) setelah Trump menarik AS keluar dari perjanjian itu pada 2018. Sejak itu pula AS menjatuhkan kembali sanksi yang memukul perekonomian Iran.

Dalam wawancara dengan NBC News pada Minggu (30/3/2025), Trump mengancam akan mengebom Iran dengan skala yang belum pernah disaksikan sebelumnya jika gagal mencapai kesepakatan nukir dengan AS. Pernyataan itu disampaikan setelah Presiden Iran Masoud Pezeshkian menolak negosiasi nuklir dengan AS tanpa perantara pihak ketiga.

Setelah itu, Wakil Kepala Urusan Politik Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Jenderal Yadollah Javani menegaskan agresi militer AS sama saja dengan legitimasi untuk menaikkan level industri nuklir, dari kepentingan sipil menjadi militer atau persenjataan.

Iran, kata dia, akan mengubah doktrin pertahanan dan program nuklir jika fasilitas nuklirnya diserang. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Data Terbaru: 81 Pesawat Militer AS Hancur dan Rusak Selama Perang Melawan Iran

2 hari lalu

Israel-AS Siapkan Serangan Terbaru, Iran: Balasan Kami Lebih Dahsyat

2 hari lalu

Trump Kian Agresif Jelang Pemilu, Perang Iran Jadi Senjata Kampanye?

2 hari lalu

Presiden Pezeshkian Bilang ke Putin, Iran Siap Damai dengan AS, asal...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal