Trump Ancam Serang Iran, Teheran Bakal Incar Pangkalan AS dan Israel

Anton Suhartono
Ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan AS jika menyerang negaranya (Foto: AP)

DUBAI, iNews.id - Demonstrasi menentang pemerintah di penjuru Iran berlanjut, Minggu (11/1/2026). Laporan lembaga Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia yang berbasis di Amerika Serikat (AS) mengungkap korban tewas mencapai 117 orang selama pecahnya demonstrasi yang telah berlangsung 2 pekan.

Selain itu 2.600 pengunjuk rasa lainnya ditangkap di banyak kota dengan berbagai tuduhan.

Ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan AS jika menyerang negaranya. Sebelumnya, para pejabat AS mengatakan Presiden Donald Trump sedang mempertimbangkan secara serius serangan tersebut.

Menurut Ghalibaf, dalam pertemuan di gedung parlemen, militer AS dan Israel akan menjadi target yang sah sebagai pembalasan jika serangan itu terjadi

Ancaman Ghalibaf tersebut disambut oleh anggota parlemen lainnya dengan teriakan, "Matilah Amerika!"

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
21 jam lalu

Kisah Inspiratif Ginalia Sudirman, Chef Indonesia Sukses di Dapur Amerika Serikat

1 hari lalu

Kapan AS Akhiri Perang Lawan Iran? Ini Penjelasan Trump

2 hari lalu

Trump Klaim AS Kalahkan Iran dalam Perang

2 hari lalu

Ini Target Serangan Terbaru AS-Israel ke Iran, Gunung Pickaxe dalam Bidikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal