TEHERAN, iNews.id - Iran mengancam akan menutup total Selat Hormuz jika Amerika Serikat (AS) kembali menyerang wilayahnya. Ancaman baru tersebut disampaikam setelah Presiden Donald Trump mengatakan militer AS akan menyerang Iran kembali pada Rabu (8/7/2026) malam waktu setempat.
“Selat Hormuz akan ditutup sepenuhnya untuk semua lalu lintas maritim setelah serangan apa pun terhadap Iran," kata seorang sumber pejabat keamanan Iran, kepada Press TV.
Pejabat tersebut menambahkan, Iran juga akan menyerang target musuh dengan rasio setidaknya 2 banding 1. Artinya, untuk setiap serangan terhadap wilayah Iran akan dibalas dengan setidaknya dua serangan terhadap target musuh.
“Ancaman apa pun akan mendapat pembalasan yang keras,” kata sumber tersebut.
Bahkan ancaman ini juga berlaku bagi negara-negara di Timur Tengah yang membantu AS menyerang Iran.