Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Terpidana Nidal Hasan

Anton Suhartono
Trump akhirnya membatalkan siaran langsung ekskusi mati terpidana Nidal Hasan (Foto: Departemen Sheriff Bell County via AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald membatalkan siarang langsung eksekusi mati terhadap terpidana Nidal Hasan pada Desember mendatang. Sebelumnya Departemen Pertahanan AS (Pentagon) menyatakan, eksekusi mati Hasan oleh regu tembak akan disiarkan langsung dari pangkalan militer Ford Hood, tempat dia melakukan pembunuhan massal pada 2009.

Jika siaran langsung terlaksana, eksekusi tersebut akan menjadi yang pertama di AS disaksikan publik sejak 1936. Sementara hukuman mati menggunakan regu tembak di AS tersebut juga menjadi yang pertama sejaj 1945.

Dalam posting-an di Truth Social, Trump menyebut Hasan sebagai orang sangat jahat dan keji. Dia lalu menuduh pemerintahan mantan Presiden Barack Obama melakukan kegagalan intelijen yang gagal mencegah serangan di pangkalan militer Texas tersebut hingga menewaskan 13 orang.

“Dengan semua itu, saya kira menayangkan eksekusi secara langsung untuk dilihat semua orang, mungkin akan menjadi pencegahan yang kuat bagi dunia untuk menyaksikan bagaimana AS menangani teroris dan sampah masyarakat seperti Hasan, tapi banyak orang yang baik dan bermaksud baik memilih untuk tidak menyaksikan kematiannya, melalui siaran langsung,” tulis Trump.

Meski demikian tak ada perubahan waktu eksekusi Hasan oleh regu tembak.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth pekan lalu mengumumkan eksekusi tersebut akan dilakukan secara terbuka.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Ngeri! AS Dilaporkan Bakal Gunakan Amunisi "Ibu dari Segala Bom" Serang Iran

2 hari lalu

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

2 hari lalu

Mengenal Sistem Pertahanan Patriot yang Digunakan Arab Saudi Cegat Rudal Houthi

2 hari lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS Pertimbangkan Longgarkan Sanksi Kapal Tanker

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal