Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Terpidana Nidal Hasan

Anton Suhartono
Trump akhirnya membatalkan siaran langsung ekskusi mati terpidana Nidal Hasan (Foto: Departemen Sheriff Bell County via AP)

“Karena orang-orang harus sadar bahwa ada konsekuensi serius untuk hal-hal seperti ini,” kata Hegseth, dalam wawancara dengan tokoh media sayap kanan, Jack Posobiec.

Dia menambahkan eksekusi akan berlangsung pada 3 Desember pukul 13.00 Waktu AS Bagian Tengah, waktu yang sama dengan penembakan pada 2009.

Pengumuman Hegseth tersebut menuai kecaman dari beberapa anggota parlemen, termasuk anggota Partai Republik.

Hal senada disampaikan para pakar hukum. Siaran langsung pembunuhan bisa melanggar hukum AS yang melarang penyiaran materi cabul, tidak senonoh, dan kekerasan. Beberapa pihak berpendapat akan sulit untuk memastikan anak di bawah umur dapat mengakses siaran langsung tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
18 jam lalu

Ngeri! AS Dilaporkan Bakal Gunakan Amunisi "Ibu dari Segala Bom" Serang Iran

1 hari lalu

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

1 hari lalu

Mengenal Sistem Pertahanan Patriot yang Digunakan Arab Saudi Cegat Rudal Houthi

1 hari lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS Pertimbangkan Longgarkan Sanksi Kapal Tanker

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal