Trump Beri Sinyal Perlombaan Senjata AS dan Rusia di Depan Mata

Anton Suhartono
Donald Trump memberikan pidato kenegaraan State of the Union di Kongres (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjanji akan mengalahkan Rusia dalam hal persenjataan rudal tanpa melalui kesepakatan internasional. Pada Jumat pekan lalu, Trump menarik AS keluar dari kesepakatan kontrol pengembangan rudal jarak menengah (INF) dengan Rusia.

Pernyataan Trump yang disampaikan pada pidato kenegaraan State of the Union di hadapan Kongres, Rabu (6/2/2019) pagi WIB, itu memicu kekhawatiran akan dimulainya kembali perlombaan pembuatan senjata dua negara adidaya.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu pada Selasa kemarin mengatakan, negaranya akan membuat rudal baru dalam 2 tahun.

"Di bawah pemerintahan saya, kami tidak akan pernah meminta maaf karena memajukan kepentingan Amerika," kata Trump, dikutip dari AFP.

Menurut Trump, AS masih membuka peluang membuat negosiasi dengan Rusia soal kontrol persenjataan, namun di bawah perjanjian yang baru. Dia juga membuka kemungkinan perjanjian itu diikuti lebih banyak negara, seperti China, yang belakangan agresif mengembangkan persenjataannya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ungkap Rencana Pembunuhan, Trump: 1.000 Rudal Disiapkan Serang Iran

57 tahun lalu

AS Berhenti Serang Iran, Trump Beri Instruksi Lanjutkan Perundingan

57 tahun lalu

Trump: Gencatan Senjata dengan Iran Berakhir tapi Negosiasi Berlanjut

57 tahun lalu

Intelijen Israel Bisiki AS, Iran Ingin Bunuh Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal