Trump Bilang ke Netanyahu, AS Tak Akan Bantu Israel Lagi Serang Iran

Anton Suhartono
Donald Trump mengatakan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, AS tidak akan menggunakan kekuatan militer lagi untuk menyerang Iran (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, AS tidak akan menggunakan kekuatan militer lagi untuk menyerang Iran. AS menyerang tiga fasilitas nuklir Iran pada Minggu (22/6/2025) untuk mendukung Israel memusnahkan apa yang disebut sebagai ancaman bagi keamanan nasional negara Yahudi tersebut.

Trump, dalam percakapan telepon dengan Netanyahu sebelum gencatan senjata berlaku, menegaskan tidak ada lagi penggunaan militer akan membantu Israel dalam konflik dengan Iran.

Surat kabar The Washington Post, mengutip keterangan seorang sumber pejabat Gedung Putih, mengatakan dalam percakapan itu Trump memberi tahu Netanyahu bahwa militer AS telah melakukan apa yang seharusnya dilakukan. 

Dalam komentarnya, kata sumber pejabat, Netanyahu mengungkapkan ketidaksukaannya terhadap keputusan Trump itu seraya mengatakan Israel hampir mencapai tujuannya dalam konflik melawan Iran. 

Namun, Netanyahu bisa memahami sikap AS yang ingin mengedepanjan pendekatan diplomasi dan setuju untuk menerima proposal gencatan senjata.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
1 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Level Rp16.754 per Dolar AS

Internasional
2 jam lalu

Iran Bersedia Negosiasi Nuklir dengan AS atas Permintaan Negara-Negara Arab

Internasional
2 jam lalu

Presiden Iran Instruksikan Mulai Negosiasi Nuklir dengan AS Segera

Nasional
3 jam lalu

DPR Buka Suara usai RI Gabung Dewan Perdamaian Bentukan Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal