Trump Blak-blakan Sulit Bujuk Israel Hentikan Perang Lawan Iran, Kenapa?

Anton Suhartono
Donald Trump mengakui sulit untuk membujuk Israel menghentikan perang melawan Iran (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui sulit untuk membujuk Israel menghentikan perang melawan Iran. Dia sebelumnya memberi waktu kepada Iran maksimal 2 pekan untuk mau menyepakati negosiasi dengan AS atau akan menanggung konsekuensi yang lebih keras.

Pernyataan itu disampaikan Trump setelah Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan negaranya mempertimbangkan diplomasi sekali lagi hanya setelah Israel menghentikan serangan. Dia juga mendesak pertanggungjawaban Israel atas serangan yang dimulai pada 13 Juni lalu.

Trump semakin enggan meminta Israel menghentikan serangan terhadap Iran. Apalagi, Israel berada di atas angin karena merasa memenangkan konflik yang sedang berlangsung.

"Saya kira sangat sulit untuk mengajukan permintaan (menghentikan serangan) itu sekarang. Jika seseorang menang, sedikit lebih sulit dilakukan daripada jika kalah. Tapi kami siap, bersedia, dan mampu, dan kami telah berbicara dengan Iran dan kita akan lihat apa yang terjadi," ujarnya, di New Jersey, Jumat (21/6/2025).

Soal batas waktu 2 pekan yang ditetapkan untuk Iran, Trump mengatakan itu adalah jumlah waktu maksimum yang dia berikan sebelum mengambil tindakan.

"Ini hanya waktu untuk melihat apakah orang-orang sadar atau tidak," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Buletin
7 jam lalu

Mojtaba Khamenei Dirawat di Rusia, Putin Diduga Turun Tangan

Nasional
10 jam lalu

Idul Fitri di Tengah Perang

Internasional
14 jam lalu

Iran Dapat Info Akan Ada Peristiwa Mirip Serangan 9/11 di AS lalu Teheran Dituduh Pelakunya

Internasional
2 jam lalu

Trump Paksa China Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz, Tunda Pertemuan dengan Xi Jinping

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal