NEW YORK, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menuding Iran tengah menunggu hasil pemilu paruh waktu AS sebelum menentukan langkah menghadapi Washington.
Trump mengatakan Teheran berharap Partai Republik mengalami kekalahan dalam pemilu paruh waktu yang akan digelar pada 3 November 2026. Menurut dia, Iran memperhitungkan hasil pertarungan politik di Senat dan DPR AS sebelum mengambil keputusan terkait kemungkinan kesepakatan dengan Washington.
"Mereka menunggu untuk melihat bagaimana hasil saya dalam pemilu sela. Padahal, yang mereka tidak sadari adalah saya tidak mencalonkan diri. Partai Republiklah yang bertarung dalam pemilu, dan saya akan membantu mereka," kata Trump dalam pidatonya di Sidang Umum PBB di Markas Besar PBB, New York, Selasa (22/9/2026).
Trump juga mengungkapkan keyakinannya bahwa kesepakatan dengan Iran masih mungkin tercapai setelah pemilu paruh waktu tersebut. Dia menilai Iran saat ini sedang memperlambat langkah sambil menunggu perkembangan politik di Amerika Serikat.
Dalam pidatonya, Trump bahkan menggambarkan dirinya menghadapi pilihan besar terkait masa depan hubungan AS dan Iran. Dia mempertanyakan apakah Washington harus memberikan kesempatan kepada Iran untuk bangkit melalui kesepakatan atau mengambil tindakan yang jauh lebih keras.