Trump dan Eropa Bertengkar gegara Greenland, Rusia dan China Senang

Anton Suhartono
Perseteruan terbuka AS dengan Eropa terkait Greenland dinilai justru menguntungkan Rusia dan China (Foto: AP)

BRUSSELS, iNews.id - Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Eropa kembali memanas. Presiden AS Donald Trump menjatuhkan “hukuman” tarif tambahan sebesar 10 persen kepada delapan negara Eropa setelah mereka menolak rencana pencaplokan Greenland.

Perseteruan terbuka ini dinilai justru menguntungkan Rusia dan China yang selama ini menjadi rival geopolitik Barat.

Kebijakan tarif tersebut diberlakukan terhadap Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia. Trump menilai penolakan negara-negara itu atas ambisi AS menguasai Greenland sebagai bentuk perlawanan terhadap kepentingan strategis Washington di kawasan Arktik.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas memperingatkan, perpecahan antara AS dan Eropa justru membuka peluang bagi Rusia dan China untuk memperluas pengaruh globalnya.

“Ketika Barat terpecah, pihak lain yang diuntungkan,” ujarnya, merujuk pada Moskow dan Beijing, dikutip Senin (19/1/2026).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kendaraan Taktis Pasukan Perdamaian Internasional Tiba di Gaza, Personel Menyusul

57 tahun lalu

Israel Incar Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Siap Perang Lagi 

57 tahun lalu

Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding

57 tahun lalu

Iran Desak Militer Negara Barat Angkat Kaki dari Timur Tengah: Biang Masalah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal