Trump Desak Iran Sepakati Perjanjian Nuklir atau Hadapi Serangan Lebih Dahsyat

Anton Suhartono
Donald Trump mendesak Iran membuat kesepakatan senjata nuklir atau menghadapi serangan lebih dahsyat dibandingkan sebelumnya (Foto: AP)

Ancaman Trump itu disampaikan tak lama setelah Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan negaranya tidak akan memulai kembali negosiasi dengan AS selama masih diancam dengan serangan.

Araghchi menegaskan, Iran belum berniat untuk memulai kembali negosiasi selama ancaman serangan tersebut masih ada.

“Tidak ada kontak antara saya dan (utusan Trump Steve) Witkoff dalam beberapa hari terakhir, dan tidak ada permintaan untuk negosiasi yang diajukan dari kami,” kata Araghchi, kepada media pemerintah.

“Sikap kami jelas: Negosiasi tidak berjalan seiring dengan ancaman, dan pembicaraan hanya bisa dilakukan ketika tidak ada lagi ancaman dan tuntutan yang berlebihan,” ujarnya, menegaskan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 menit lalu

Perang 20 Hari, Israel Bakar Uang Rp5,4 Triliun per Hari Lawan Iran

Internasional
14 jam lalu

Iran Ingatkan Israel! Pembalasan Bakal Makin Brutal jika Fasilitas Energinya Diserang Lagi

Internasional
16 jam lalu

Iran Bakal Pungut 'Uang Keamanan' untuk Kapal-Kapal yang Lintasi Selat Hormuz

Internasional
16 jam lalu

Fantastis! Israel Habiskan Rp100 Triliun Lebih untuk Perang 20 Hari Lawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal