Trump Desak Iran Sepakati Perjanjian Nuklir atau Hadapi Serangan Lebih Dahsyat

Anton Suhartono
Donald Trump mendesak Iran membuat kesepakatan senjata nuklir atau menghadapi serangan lebih dahsyat dibandingkan sebelumnya (Foto: AP)

Ancaman Trump itu disampaikan tak lama setelah Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan negaranya tidak akan memulai kembali negosiasi dengan AS selama masih diancam dengan serangan.

Araghchi menegaskan, Iran belum berniat untuk memulai kembali negosiasi selama ancaman serangan tersebut masih ada.

“Tidak ada kontak antara saya dan (utusan Trump Steve) Witkoff dalam beberapa hari terakhir, dan tidak ada permintaan untuk negosiasi yang diajukan dari kami,” kata Araghchi, kepada media pemerintah.

“Sikap kami jelas: Negosiasi tidak berjalan seiring dengan ancaman, dan pembicaraan hanya bisa dilakukan ketika tidak ada lagi ancaman dan tuntutan yang berlebihan,” ujarnya, menegaskan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Trump Kumpulkan Pejabat AS di Situation Room Gedung Putih, Bahas Serangan Dahsyat ke Iran

4 jam lalu

Trump Sebut Iran Sudah Tak Berdaya: Angkatan Laut dan Pemimpin Mereka Telah Tiada

7 jam lalu

Gawat! Iran Beri Sinyal Tutup Bab Al Mandab, Jalur Pasokan Energi Dunia

7 jam lalu

Gempur Yordania, Iran Klaim Hancurkan Beberapa Drone MQ-9 dan Hanggar Jet Tempur AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal