Trump Disebut Tawarkan Senjata AS ke Xi Jinping, China Mau Beli?

Rizky Agustian
Presiden AS Donald Trump (kanan) saat bertemu Presiden China Xi Jinping di Gedung Putih, Washington DC, Jumat (25/9/2026). (Foto: AP)

Namun, kebijakan AS mengenai kemungkinan pengerahan kekuatan militer untuk membela Taiwan jika terjadi serangan China masih bersifat ambigu.

China selama ini mendesak Washington menghentikan penjualan senjata ke Taiwan. Desakan tersebut juga muncul dalam pertemuan Trump dan Xi di Beijing pada Mei lalu.

Setelah pertemuan tersebut, AS menunda paket penjualan senjata untuk Taiwan senilai 14 miliar dolar AS. Nilai tersebut disebut sebagai paket penjualan senjata terbesar yang pernah tercatat. Trump kemudian menyebut penjualan senjata kepada Taiwan sebagai "alat tawar-menawar yang sangat baik" dalam negosiasi dengan China.

Dalam pembicaraan tertutup di Gedung Putih pekan lalu, Xi juga mendesak Trump menentang kemerdekaan Taiwan, menurut media pemerintah China.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China, Guo Jiakun tidak membenarkan pernyataan Perdue ketika dimintai tanggapan pada Senin.

Namun, Guo mengatakan China akan terus memperkuat kemampuan pertahanan nasional sesuai kebutuhan. Dia juga menegaskan komitmen Beijing untuk menjaga perdamaian dan stabilitas dunia.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
6 jam lalu

2 Panda Raksasa Tiba di Atlanta usai Pertemuan Trump-Xi Jinping

9 jam lalu

Harga Minyak Dunia Naik Lagi usai Trump Tolak Tawaran Iran Buka Kembali Selat Hormuz

9 jam lalu

Trump Tolak Tawaran Buka Kembali Selat Hormuz, Iran Tetap Buka Pintu Negosiasi

13 jam lalu

Pangkalan Militer AS di Inggris Nyaris Dibom, Trump Murka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal