Trump Gemar Pecat Kepala Badan Intelijen dan Pejabat Militer AS Hanya karena Tak Suka

Anton Suhartono
Donald Trump menuai sorotan lagi setelah memecat Kepala Badan Intelijen Pertahanan Jeffrey Kruse (Foto: AP)

Langkah-langkah ini memicu kekhawatiran di Kongres. Senator Demokrat Mark Warner menilai kebijakan Trump sangat berbahaya.

“Pemecatan pejabat keamanan nasional senior lainnya menggarisbawahi kebiasaan berbahaya pemerintahan Trump yang memperlakukan intelijen sebagai ujian loyalitas, bukan sebagai jaminan keamanan bagi negara kita,” ujarnya.

Kebiasaan Trump memecat pejabat yang dianggap tak sejalan menciptakan krisis kepercayaan di Pentagon. Di satu sisi, lembaga intelijen dan militer dituntut menyampaikan analisis objektif, namun di sisi lain, mereka dihantui risiko kehilangan jabatan bila fakta yang disampaikan tidak sesuai dengan keinginan presiden.

Dengan semakin banyak pejabat senior berguguran, pengamat menilai Trump sedang mengikis independensi lembaga intelijen AS. Kritik pun menguat, di era Trump, kebenaran faktual tampaknya tak sepenting loyalitas pribadi terhadap sang presiden.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
13 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat 54 Poin ke Rp17.992 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

16 jam lalu

Trump Bakal Ubah Nama Negara Bagian New Mexico Jadi New America

18 jam lalu

Kedubes AS Peringatkan Warganya di Timur Tengah, Perang Saudi-Houthi Bakal Meluas Cepat

21 jam lalu

Perang Arab Saudi-Houthi Memanas, Kedubes AS Peringatkan Warganya di Timur Tengah Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal