Trump Hukum Jepang dan Korsel dengan Tarif 25%, Beri Ancaman jika Balas Dendam

Anton Suhartono
Donald Trump mengirim surat kepada mitra dagang utama AS, Jepang dan Korea Selatan, memberi tahu tarif masuk baru 25% (Foto: AP)

Menurut Trump, besaran itu juga ditentukan dengan mempertimbangkan kebijakan Jepang dan Korsel yang dianggap menghalangi penjualan barang-barang AS ke luar negeri.

Dia juga mendorong kedua negara itu untuk memproduksi barang di Amerika Serikat guna menghindari tarif.

"Tidak akan ada tarif (jika Korsel dan Jepang) atau perusahaan-perusahaan di negara Anda, memutuskan untuk membangun atau memproduksi produk di Amerika Serikat," kata Trump.

Trump juga mengancam akan menaikkan tarif lebih tinggi dari 25 persen jika Jepang dan Korsel membalas dengan tarif menaikkan tarif terhadap produk AS.

"Jika karena alasan apa pun Anda memutuskan untuk menaikkan tarif, maka, berapa pun jumlah yang Anda pilih untuk menaikkannya, akan ditambah 25 persen dari yang kami tetapkan," ujarnya.

Trump sebelumnya mengatakan akan mengirim surat kepada banyak negara lainnya, menjelang  berakhirnya tenggat waktu 90 hari penundaan tarif resiprokal yang pertama kali diumumkan pada awal April lalu. Batas waktu akan berakhir pada 9.Juli pukul 00.01 ET.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Selat Hormuz Tegang, Trump Kirim Utusan ke Qatar: Iran Minta Bertemu

57 tahun lalu

Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS

57 tahun lalu

Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas

57 tahun lalu

Produsen Otomotif China Minta Perlakuan Sama dengan Pabrikan Jepang di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal