Trump Incar Pangkalan Bagram Afghanistan untuk Awasi China, Ini Komentar Beijing

Anton Suhartono
Donald Trump ingin merebut kembali Pangkalan Udara Bagram di Afghanistan karena lokasinya yang strategis untuk mengawasi China (Foto: AP)

BEIJING, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ingin merebut kembali Pangkalan Udara Bagram di Afghanistan. Lokasi pangkalan tersebut dinilai strategis untuk memantau China.

Tak heran jika China langsung merespons pernyataan Trump yang disampaikan dalam kunjungannya ke Inggris itu, Kamis (18/9/2025).

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China Lin Jian mengatakan, China menghormati kemerdekaan, kedaulatan, dan integritas wilayah Afghanistan. Dia mendesak semua negara memainkan peran konstruktif dalam perdamaian dan stabilitas di kawasan, bukan justru membuat konflik.

"Masa depan dan nasib Afghanistan harus berada di tangan rakyat Afghanistan," ujar Lin, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (20/9/2025).

"Saya ingin menegaskan, memicu ketegangan dan menciptakan konfrontasi di kawasan tidak akan mendapatkan dukungan rakyat," ujarnya, menegaskan.

Pemerintahan Afghanistan di bawah Taliban menegaskan akan menolak kehadiran pasukan AS di negaranya kembali. 

"Afghanistan dan Amerika Serikat perlu berinteraksi satu sama lain tanpa mempertahankan kehadiran militer di wilayah mana pun di Afghanistan," kata Zakir Jalal, seorang pejabat Kemlu Afghanistan, di media sosial X.

Dia menambahkan, kedua negara lebih baik menjalin hubungan ekonomi dan politik atas dasar saling menghormati dan kepentingan bersama, bukan militer.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
5 menit lalu

Lempar Bom ke Rumah Wali Kota New York Mamdani, 2 Pria Ngaku Terinspirasi ISIS

Internasional
3 jam lalu

Iran Kecam Draf Resolusi PBB yang Mengutuk Serangan terhadap Negara Arab

Internasional
4 jam lalu

Korea Utara Dukung Mojtaba Khamenei Pimpin Iran, Ajak Seluruh Negara Kutuk AS-Israel

Internasional
5 jam lalu

Iran Klaim Berhasil Tembak Kapal Induk USS Abraham Lincoln: Pesan Tegas untuk AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal