Trump Incar Pangkalan Bagram Afghanistan untuk Awasi China, Ini Komentar Beijing

Anton Suhartono
Donald Trump ingin merebut kembali Pangkalan Udara Bagram di Afghanistan karena lokasinya yang strategis untuk mengawasi China (Foto: AP)

Pangkalan Baram dibangun oleh militer Uni Soviet selama invasi ke Afghanistan pada 1990-an itu menjadi basis pasukan AS sebelum angkat kaki dari negara itu pada Agustus 2021. Sejak itu pangkalan berada di bawah kendali pemerintahan Afghanistan di bawah Taliban yang menggulingkan presiden boneka AS.

"Kita sedang berusaha untuk mendapatkannya kembali. Kita ingin pangkalan itu kembali," kata Trump, dalam konferensi pers bersama PM Inggris Keir Starmer.

Militer AS tak memiliki misi apa pun di Afghanistan setelah terbunuhnya Osama bin Laden di Pakistan. Osama dituduh sebagai aktor serangan 11 September 2001 di Pakistan.

Namun pangkalan itu strategis karena lokasinya berada di dekat China.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

AS Uji Coba Rudal 'Kiamat' Minuteman III Bersamaan dengan Perang Iran, Sinyal Apa?

Internasional
2 jam lalu

Tak Takut Ancaman Trump soal Perang Iran, Ini Jawaban Pedas PM Spanyol Sanchez

Internasional
3 jam lalu

Qatar Kosongkan Permukiman di Sekitar Kedubes AS, Khawatir Kena Rudal Iran

Internasional
3 jam lalu

Bukan Sebulan, Dokumen Pentagon Ungkap AS Persiapkan Perang Lawan Iran hingga 6 Bulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal