Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

Anton Suhartono
Donald Trump ingin segera menandatangani nota kesepahaman (MoU) perjanjian damai dengan Iran, tak ingin menunggu hingga Jumat (19/6) (Foto: AP)

PARIS, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ingin segera menandatangani nota kesepahaman (MoU) perjanjian damai dengan Iran. Dia pun menekennya usai KTT G7 di Prancis, Rabu (17/9/2026), padahal sedianya pengesahan resmi MoU dilakukan pada Jumat (19/6/2026) di Jenewa, Swiss.

Mengutip laporan Al Jazeera, penandatanganan tersebut berlangsung tiba-tiba. Dia menandatangani dokumen tersebut sebelum makan malam bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Versailles, di luar Kota Paris.

Trump meneken MoU, tidak menunggu hingga Jumat, karena berharap besar poin-poin perjanjian cepat berlaku.

Trump pun memilih untuk menandatangani dokumen tersebut secara digital seraya meminta Presiden Iran Masoud Pezeshkian untuk melakukannya juga.

Disebutkan, Trump berharap dengan penandatanganan itu Selat Hormuz dibuka sesegera mungkin, sehingga pengiriman energi dan barang pulih kembali. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 jam lalu

Trump Tolak Tawaran Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Klaim Pegang Kendali Penuh

1 hari lalu

Teman Jadi Musuh, Kolombia Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Iran

1 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Iran Buka Selat Hormuz

1 hari lalu

Iran Siap Buka Blokade Selat Hormuz dalam 7 Hari, Beri Syarat Ini ke AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal