Trump Kirim Proposal Perjanjian Nuklir AS-Saudi ke Kongres, Syaratnya Harus Berdamai dengan Israel

Anton Suhartono
Donald Trump ternyata sudah mengirim proposal perjanjian kerja sama nuklir dengan Arab Saudi untuk disetujui Kongres (Foto: AP)

Beberapa hari setelah AS menyetujui perjanjian nuklir dengan Saudi pada Juli, Trump langsung memberi syarat Perjanjian Abraham.

Mantan Presiden AS Joe Biden juga mendorong perjanjian nuklir dengan Saudi dengan imbalan normalisasi hubungan dengan Israel. 

Saudi nyaris menormalisasi hubungan dengan Israel pada 2023, namun batal setelah pecahgnya perang Israel di Gaza.

Arab Saudi menuntut jalur yang tidak dapat diubah menuju negara Palestina sebelum mengakui Israel.

Perjanjian nuklir selama 30 tahun tersebut menyerukan pembangunan reaktor AP1000, proyek senilai puluhan miliar dolar AS yang akan menguntungkan Westinghouse, perusahaan patungan Cameco yang berbasis di Kanada, dan Brookfield Asset Management.

Kesepakatan tersebut telah dikirim ke para pemimpin di Kongres dan diperkirakan akan diserahkan ke komisi terkait pada Rabu (26/8/2026).

Kongres membutuhkan dukungan dari dua pertiga anggota untuk menolak proposal tersebut. Jika Kongres menolak, Trump masih bisa mem-veto keputusan tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 jam lalu

Sadis, Pria di AS Tembak Mati 7 Anggota Keluarga termasuk Perempuan Hamil dan 2 Anak

10 jam lalu

Houthi Serang Bandara Riyadh Tewaskan 12 Orang, Arab Saudi: Kejahatan Perang!

11 jam lalu

Serangan Houthi ke Bandara Saudi Tewaskan 12 Orang, termasuk Warga AS dan Palestina

13 jam lalu

Makin Brutal! Houthi Terus Gempur Bandara King Khalid Saudi, 12 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal