Beberapa hari setelah AS menyetujui perjanjian nuklir dengan Saudi pada Juli, Trump langsung memberi syarat Perjanjian Abraham.
Mantan Presiden AS Joe Biden juga mendorong perjanjian nuklir dengan Saudi dengan imbalan normalisasi hubungan dengan Israel.
Saudi nyaris menormalisasi hubungan dengan Israel pada 2023, namun batal setelah pecahgnya perang Israel di Gaza.
Arab Saudi menuntut jalur yang tidak dapat diubah menuju negara Palestina sebelum mengakui Israel.
Perjanjian nuklir selama 30 tahun tersebut menyerukan pembangunan reaktor AP1000, proyek senilai puluhan miliar dolar AS yang akan menguntungkan Westinghouse, perusahaan patungan Cameco yang berbasis di Kanada, dan Brookfield Asset Management.
Kesepakatan tersebut telah dikirim ke para pemimpin di Kongres dan diperkirakan akan diserahkan ke komisi terkait pada Rabu (26/8/2026).
Kongres membutuhkan dukungan dari dua pertiga anggota untuk menolak proposal tersebut. Jika Kongres menolak, Trump masih bisa mem-veto keputusan tersebut.