Trump Klaim Iran Ingin Segera Berdamai dengan AS: Kita Lihat Hasilnya!

Anton Suhartono
Donald Trump mengeklaim Iran menghubunginya untuk meminta dilanjutkannya kembali negosiasi damai (Foto: AP)

AS dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari lalu dan hingga kini belum ada perjanjian yang benar-benar disepakati semua pihak bahwa perang benar-benar berakhir. Presiden AS dan Iran pada 17 Juni meneken Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad yang seharusnya menghentikan permusuhan selama setidaknya 60 hari.

Namun MoU hanya berlaku kurang dari sebulan setelah AS melancarkan serangan ke Iran. Trump saat itu mengatakan MoU telah runtuh alias tak berlaku lagi. Selain itu AS memberlakukan kembali blokade maritim, termasuk menyerang kapal-kapal tanker Iran.

Serangan itu dibalas Iran dengan menggempur pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah. Hingga kini letupan-letupan kecil masih berlangsung. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Lagi, AS Tak Izinkan Presiden Palestina Hadiri Langsung Sidang Umum PBB

2 hari lalu

Iran Klaim Tak Satu pun Pangkalan Militer AS di Teluk Beroperasi Setelah Diserang

2 hari lalu

Diam-Diam, Trump Kirim Utusan Bertemu Pejabat Kelompok Houthi

2 hari lalu

Didepak dari Tur Konser Ed Sheeran, Rapper Macklemore Sumbang Rp18 Miliar untuk Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal