Trump Klaim Segera Capai Kesepakatan Nuklir dengan Iran

Anton Suhartono
Donald Trump mengklaim segera mencapai kesepakatan nuklir dengan Iran (Foto: AP)

Trump menyebut Iran sebagai kekuatan paling merusak di Timur Tengah. Dia juga membandingkan Iran dengan Arab Saudi, negara Teluk sangat kaya. Keruntuhan dan penderitaan Iran, kata Trump, disebabkan para pemimpinnya.

"Trump merasa dia bisa memberikan sanksi dan mengancam kita, lalu berbicara tentang hak asasi manusia. Semua kejahatan dan ketidakstabilan di kawasan disebabkan oleh mereka," kata Pezeshkian, seraya menambahkan negaranya yang justru menginginkan perdamaian, bukan AS yang suka mengobarkan perang.

Dia juga menolak untuk dibandingkan dengan Arab Saudi sebagai negara Muslim. Iran tak mungkin berperang melawan Saudi.

Trump, lanjut Pezeshkian, ingin memosisikan negara-negara Muslim di satu kotak lalu Iran di kotak lainnya. 

"Dia ingin menciptakan ketidakstabilan di dalam negeri Iran," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Selat Hormuz Tegang, Trump Kirim Utusan ke Qatar: Iran Minta Bertemu

57 tahun lalu

Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS

57 tahun lalu

Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas

57 tahun lalu

Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal