Trump Mungkin Serang Iran Habis-habisan jika Partai Republik Kalah Telak dalam Pemilu AS

Anton Suhartono
Donald Trump kemungkinan akan menyetujui operasi militer besar-besaran terhadap Iran jika Partai Republik kalah telak dalam pemilu paruh waktu (Foto: AP)

Qatar Upayakan Pembicaraan AS-Iran

Di tengah meningkatnya ketegangan, mediator Qatar menghabiskan lebih dari 12 jam di Teheran pada Jumat untuk menghidupkan kembali pembicaraan langsung antara Washington dan Teheran.

Para mediator Qatar terus menjalin komunikasi dengan Gedung Putih selama berada di Iran. Seorang sumber diplomatik menggambarkan perkembangan pembicaraan berlangsung positif.

Diskusi berlanjut pada Sabtu di Doha, Qatar.

Seorang pejabat AS mengatakan perundingan sebelumnya terhenti akibat perbedaan tuntutan kedua negara. AS menginginkan konsesi terkait program nuklir Iran sebagai syarat untuk kembali ke meja perundingan.

Sebaliknya, Iran bersikeras AS harus lebih dulu mencabut blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, membebaskan dana Iran yang dibekukan, serta mengizinkan penjualan minyak negara tersebut.

Laporan Axios menyebut Qatar juga mendesak Iran mengizinkan inspektur Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memasuki lokasi-lokasi nuklir yang dibom. Sebagai imbalannya, Iran ditawari pelonggaran sanksi dalam jumlah terbatas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

Pemilu Israel Memanas, Netanyahu Dikecam usai Tuding Partai Arab Curang

21 jam lalu

Tak Ada Pemenang Pemilu Israel, Akankah Oposisi Gandeng Partai Arab Gulingkan Netanyahu?

1 hari lalu

Masih Loyo, Rupiah Akhir Pekan Ditutup Melemah ke Rp18.147 per Dolar AS

2 hari lalu

Pemilu Israel, Peneliti: Netanyahu Kalah Belum Tentu Hadirkan Perdamaian di Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal