Trump Murka "Dikerjai" China gegara Magnet, Ancam Tarif 200%

Anton Suhartono
Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif 200 persen kepada China jika tidak mengirim magnet ke AS (Foto: AP)

"Oleh karena itu, kita tidak diberi (magnet), tapi kita memiliki hal yang jauh lebih kuat, yaitu tarif. Jika kita  mengenakan tarif 100, 200 persen, kita tidak akan berbisnis dengan China," ujarnya.

Trump mengatakan AS telah merebut sebagian pengaruh atas China. Namun dia mengakui AS masih bergantung dari China.

AS memiliiki kartu lebih besar dan lebih baik dari China, seraya menekankan hubungan pribadi yang baik dengan Beijing.

"Saya kira kita memiliki hubungan yang hebat. Pada suatu saat, mungkin tahun ini atau segera setelahnya, kita akan berangkat ke China, dan saya kira kita akan melihat pemandangan luar biasa. Ini negara yang hebat," ujarnya.

China pada April lalu membatasi ekspor magnet ke AS, bahan yang digunakan dalam teknologi canggih, termasuk turbin angin, mobil listrik, serta pemindai MRI. Setiap perusahaan yang mengimpornya wajib untuk mendapatkan lisensi.

Kebijakan tersebut merupakan pembalasan atas pemberlakuan tarif masuk produk China oleh Trump. Setelah itu AS melonggarkan tarif kembali ke perjanjian awal kedua negara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Suhu 46 Derajat Celsius, AS Batalkan Parade Hari Kemerdekaan Ke-250 di Washington DC

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal