Trump Murka "Dikerjai" China gegara Magnet, Ancam Tarif 200%

Anton Suhartono
Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif 200 persen kepada China jika tidak mengirim magnet ke AS (Foto: AP)

AS memiliiki kartu lebih besar dan lebih baik dari China, seraya menekankan hubungan pribadi yang baik dengan Beijing.

"Saya kira kita memiliki hubungan yang hebat. Pada suatu saat, mungkin tahun ini atau segera setelahnya, kita akan berangkat ke China, dan saya kira kita akan melihat pemandangan luar biasa. Ini negara yang hebat," ujarnya.

China pada April lalu membatasi ekspor magnet ke AS, bahan yang digunakan dalam teknologi canggih, termasuk turbin angin, mobil listrik, serta pemindai MRI. Setiap perusahaan yang mengimpornya wajib untuk mendapatkan lisensi.

Kebijakan tersebut merupakan pembalasan atas pemberlakuan tarif masuk produk China oleh Trump. Setelah itu AS melonggarkan tarif kembali ke perjanjian awal kedua negara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Trump Peringatkan Iran Segera Sepakati Perundingan Damai: Waktu Bergerak Cepat!

Internasional
4 jam lalu

Korban Tewas Ebola Jadi 100 Orang di Kongo, WHO Peringatkan Potensi Wabah Lebih Besar

Nasional
19 jam lalu

Menkomdigi Pastikan Tak Ada Transfer Data Kependudukan Indonesia ke AS

Internasional
19 jam lalu

Serangan Drone Picu Kebakaran di Sekitar PLTN Barakah UEA, Tak Ada Korban

Internasional
23 jam lalu

2 Jet Tempur AS Tabrakan saat Pertunjukan Udara, Meledak Disaksikan Penonton

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal