Trump juga menghasut para demonstran Iran untuk mengambil alih lembaga-lembaga pemerintah seraya mengklaim warganya dianiaya.
Demonstrasi di Iran pecah sejak 28 Desember 2025 dipicu inflasi akibat melemahnya mata uang rial Iran. Unjuk rasa yang awalnya berjalan damai menyebar ke kota-kota besar lainnya disertai kerusuhan dan pembakaran.
Kemudian pada 8 Januari, muncul Reza Pahlevi, putra Shah Iran yang digulingkan dalam Revolusi Islam pada 1979. Dia kini tinggal di pengasingan di AS. Pahlevi ikut menghasut demonstran untuk menggulingkan pemerintahan.
Bentrokan semakin parah setelah pemerintah Iran memutus jaringan internet dan komunikasi sejak Kamis pekan lalu.