Trump Sebut AS Akan Ambil Alih Selat Hormuz, Bakal Pungut Bayaran

Anton Suhartono
Donald Trump mengatakan AS kemungkinan akan mengambil alih pengelolaan lalu lintas Selat Hormuz (Foto: AP)

Trump mengeklaim, negara-negara di dunia  berada di pihak AS dan akan mendukung langkah tersebut.

"Kita tidak bisa melakukan itu tanpa imbalan,” ujarnya.

Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz pada 11 Juli menyusul kapal-kapal yang melintas tanpa izin.

Sehari kemudian Iran menegaskan Selat Hormuz tetap ditutup total. Selat ditutup sampai situasi dianggap tenang dan telah. dipulihkan.

Trump mengulangi.tuduhannya bahwa.Iran yang melanggar MoU perjanjian gencatan senjata terlebih dulu dengan menyerang kapal tanker dan kargo.

“Kita sudah membuat kesepakatan. Itu sudah disepakati, kemudian mereka melanggarnya. Mereka selalu melanggarnya. Kita sudah membuat 10 kesepakatan dengan orang-orang ini. Jadi kita akan menghukum mereka dengan sangat keras,” kata Trump.

Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menegaskan, satu-satunya cara untuk memulihkan lalu lintas pengiriman di Selat Hormuz adalah dengan mengakhiri intervensi militer AS.

Selain itu IRGC memperingatkan campur tangan AS yang berkelanjutan bisa menyebabkan insiden lebih besar di sektor minyak dan gas global.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 jam lalu

Serangan AS ke Iran Tewaskan 53 Orang, Ratusan Luka

11 jam lalu

Trump Ancam Hancurkan Gunung Pickaxe Iran, Tempat Sembunyikan Nuklir

12 jam lalu

Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!

13 jam lalu

AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal