Di sisi lain, Trump mengklaim Iran justru tengah berupaya membuka dialog untuk mencapai kesepakatan dengan Washington. Menurutnya, Teheran telah berulang kali menghubungi pihak AS untuk meminta pertemuan.
“Mereka ingin membuat kesepakatan. Saya tahu itu. Mereka telah menelepon berkali-kali. Mereka ingin bicara,” ujar Trump.
Situasi ini menempatkan Iran pada posisi tertekan, di satu sisi menghadapi ancaman kekuatan militer AS yang disebut lebih besar dari operasi Venezuela, sementara di sisi lain didorong untuk segera mencapai kesepakatan guna menghindari eskalasi konflik terbuka.