Trump Sebut Partai Baru Elon Musk Bikin Bingung

Anton Suhartono
Donald Trump menyebut partai baru Elon Musk bisa membuat bingung masyarakat AS (Foto: AP)

Ketegangan ini semakin meningkat setelah Musk keluar dari pemerintahan Trump, di mana ia sebelumnya menjabat sebagai Kepala Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE). Usai pengunduran dirinya pada Maret lalu, keduanya kerap saling sindir di media sosial maupun dalam wawancara publik.

Trump bahkan menyerang balik dengan menyebut perusahaan-perusahaan Musk, seperti Tesla dan SpaceX, bisa bangkrut jika tidak mendapatkan subsidi dari pemerintah. 

"Tanpa subsidi, dia bisa pulang ke Afrika Selatan," kata Trump, sembari mengancam akan mengurangi kerja sama pemerintah dengan perusahaan-perusahaan milik Musk.

Langkah Elon Musk mendirikan partai baru disebut sejumlah analis sebagai upaya untuk mengisi kekosongan aspirasi publik di luar dua partai besar. Namun, banyak pula yang memandang bahwa inisiatif tersebut berpotensi memecah suara, terutama dari kalangan independen dan konservatif, yang justru bisa menguntungkan Partai Demokrat dalam Pilpres 2028.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Momen Jet-Jet Tempur Pakistan Bentuk Perisai Lindungi Pesawat Delegasi Iran dari Seragan Israel

Internasional
2 jam lalu

Ini Alasan AS Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai Konflik dengan Iran, bukan Turki

Internasional
2 jam lalu

AS-Iran Berunding Hari Ini, Trump Bujuk Netanyahu Kurangi Serangan ke Lebanon

Internasional
3 jam lalu

Terungkap! Netanyahu Bujuk AS Tak Masukkan Lebanon dalam Kesepakatan Gencatan Senjata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal