Trump Tangguhkan Pendanaan WHO, Begini Tanggapan PBB

Anton Suhartono
Antonio Guterres (Foto: AFP)

“Sudah menjadi keyakinan saya, WHO harus terus didukung, saat situasi kritis bagi upaya dunia untuk memenangkan perang melawan Covid-19,” tuturnya.

AS merupakan penyumbang terbesar bagi WHO, pada tahun lalu saja menggelontorkan 400 juta dolar atau sekitar Rp 6,2 triliun.

Sebelumnya Trump mengumumkan penangguhan pendanaan bagi WHO dengan alasan badan PBB itu menutupi kesalahan China terkait seriusnya wabah virus corona.

“Sekarang kami akan mendiskusikan apa yang akan dilakukan dengan semua uang yang masuk ke WHO. Dengan pecahnya pandemi Covid-19, kami memiliki keprihatinan mendalam apakah kemurahan hati AS telah dimanfaatkan,” ujar Trump.

WHO, lanjut dia, seharusnya mendatangkan para ahli medis ke China untuk menilai secara obyektif kondisi di lapangan. WHO seharusnya mengakui China kurang transparan dalam menilai apa yang terjadi di Negeri Tirai Bambu.

Dia yakin jika WHO bertindak seperti itu akan menyelamatkan ribuan nyawa dan menghindari kerugian ekonomi di seluruh dunia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
9 jam lalu

WHO Tetapkan Ebola Langka Tanpa Vaksin sebagai Darurat Global, Ini Alasannya!

Internasional
17 jam lalu

Korban Tewas Ebola Jadi 100 Orang di Kongo, WHO Peringatkan Potensi Wabah Lebih Besar

Internasional
2 hari lalu

Mengerikan! Wabah Ebola di Kongo Ternyata Belum Ada Obat maupun Vaksin

Internasional
2 hari lalu

WHO Tetapkan Wabah Ebola sebagai Darurat Global, 80 Orang Meninggal Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal