Trump Tegaskan Pertemuan dengan Presiden Rouhani Bisa Terjadi di Sidang Umum PBB

Anton Suhartono
Donald Trump (Foto: AFP)

Ketegangan kedua negara meningkat sejak AS memutuskan keluar dari kesepakatan nuklir tahun 2015 mulai Mei 2018. Setelah itu AS memberlakuan sanksi terbaru yang memukul perekonomian Iran.

Pekan lalu Trump mengatakan pertemuannya dengan Rouhani kemungkinan terjadi di Sidang Majelis Umum PBB.

"Tentu, segala sesuatu dapat terjadi. Mereka ingin dapat menyelesaikan masalah ini," kata Trump saat itu, seraya menambahkan Iran harus keluar dari inflasi yang disebabkan dampak sanksi ekonomi.

"Kita bisa menyelesaikannya dalam 24 jam," ujarnya meyakinkan.

Brian Hook, utusan khusus AS untuk Iran mengatakan, sanksi terhadap Iran bisa ditambh menjadi lebih banyak lagi. AS, kata dia, berkomitmen untuk memberikan tekanan maksimum.

Sementara itu, Rouhani pada Kamis pekan lalu mengatakan dalam sidang di parlemen bahwa pemerintahannya belum ada rencana bertemu dengan AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Blak-blakan, Trump Lobi Presiden FIFA untuk Batalkan Kartu Merah Folarin Balogun

57 tahun lalu

Menlu dan Ketua MPR bakal Berangkat ke Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei

57 tahun lalu

Ratusan Ribu Warga Iran Hadiri Prosesi Pemakaman Ali Khamenei, Duka Selimuti Teheran

57 tahun lalu

Suhu 46 Derajat Celsius, AS Batalkan Parade Hari Kemerdekaan Ke-250 di Washington DC

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal