Trump Tetap Jatuhkan Sanksi kepada Rusia meski Sadar Tak Berpengaruh

Anton Suhartono
Donald Trump tetap menjatuhkan sanksi kepada Rusia meski tak berpengaruh terhadap perekonomian serta menghentikan perang di Ukraina (Foto: AP)

Trump pada Selasa lalu memberikan batas waktu 10 hari kepada Rusa atau akan mengenakan sanksi dan tarif sekunder kepada Rusia serta negara-negara yang mengimpor minyak dari negara itu.

Ancaman Trump itu juga memicu konflik baru antara AS dan Rusia. Setelah menyampaikan ancaman tersebut, mantan Presiden yang juga Wakil Kepala Dewan Keamanan Nasional Rusia Dmitry Medvedev menanggapi ancaman itu dengan menyebut Trump tengah menyiapkan perang dengan negaranya sendiri.

“Trump sedang memainkan game ultimatum dengan Rusia. Dia harus ingat dua hal: 1. Rusia bukanlah Israel atau bahkan Iran. 2. Setiap ultimatum baru adalah ancaman dan langkah menuju perang. Bukan antara Rusia dan Ukraina, tapi dengan negaranya sendiri,” kata Medvedev, di media sosial X.

Pernyataan inilah yang disebut memicu reaksi keras dari Trump hingga dia mengerahkan dua kapal selam nuklir ke wilayah yang tak disebutkan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Ford Cs Ketakutan, Kongres AS Diminta Blokir Permanen Mobil China

2 hari lalu

Teluk Persia Panas! Militer AS Serang 3 Kapal Tanker Iran

2 hari lalu

Ini Skenario Israel Usir Jutaan Warga Gaza dalam 7 Tahun

2 hari lalu

AS Setujui Penjualan Bom dan Peralatan Militer Senilai Rp88 Triliun ke Arab Saudi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal