Trump Tiba-Tiba Ingin Damai dengan Iran, Netanyahu Kumpulkan Partai Koalisi Israel

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu tiba memanggil para pemimpin partai koalisi Israel membahas kemungkinan perdamaian dengan Iran (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu tiba-tiba memanggil para pemimpin partai koalisi pemerintah Senin (23/3/2026) malam waktu setempat. Pertemuan itu membahas rencana negosiasi dengan Iran untuk menghentikan serangan.

Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth melaporkan, pertemuan itu berlangsung singkat, tak lebih dari 1 jam. Disebutkan, mereka membahas kemungkinan tercapainya kesepakatan gencatan senjata dengan Iran.

Sebelum itu, Netanyahu mengungkap dalam rekaman suara, dia telah berbicara dengan Presiden AS Donald Trump.

Dalam percakapan itu, Trump mengungkapkan keyakinannya soal peluang untuk mencapai kesepakatan dengan Iran. 

"Guna melindungi kepentingan vital kita," kata Netanyahu, seperti dilaporkan kembali Anadolu.

Trump sebelumnya mengumumkan telah memerintahkan Departemen Pertahanan AS (Pentagon) untuk menunda serangan terhadap pembangkit listrik dan fasilitas energi Iran selama 5 hari. Alasannya, kata Trump, ada kemajuan siugnifikan dalam perundingan dengan Iran untuk mengakhiri konflik.

Namun Iran membantah adanya negosiasi langsung dengan AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Prabowo dan Presiden Mesir Kecam Permukiman Ilegal Israel di Palestina

5 jam lalu

Sadis, Pria di AS Tembak Mati 7 Anggota Keluarga termasuk Perempuan Hamil dan 2 Anak

7 jam lalu

Serangan Houthi ke Bandara Saudi Tewaskan 12 Orang, termasuk Warga AS dan Palestina

8 jam lalu

Profil Andrea Bocelli Penyanyi Dikabarkan Pendukung Israel yang Buta Total sejak Usia 12 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal