Turki: Israel Tak Ingin Ada Perdamaian

Anton Suhartono
Hakan Fidan menilai, Israel tidak menginginkan adanya perdamaian dalam konflik dengan Iran (Foto: AP)

ANKARA, iNews.id - Pemerintah Turki menilai Israel tidak menginginkan adanya perdamaian dalam konflik dengan Iran. Bahkan, Turki menuding Israel membujuk Amerika Serikat (AS) agar menolak setiap upaya gencatan senjata, sehingga perang berpotensi terus berlanjut.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki, Hakan Fidan, secara tegas menyatakan bahwa sikap Israel menunjukkan upaya sistematis untuk memperpanjang konflik. Ia menilai kebijakan tersebut mencerminkan keengganan Israel terhadap penyelesaian damai.

“Israel mengejar kebijakan untuk memperpanjang perang selama mungkin guna menimbulkan kerusakan maksimal terhadap Iran,” ujar Fidan dalam wawancara dengan stasiun televisi TRT Haber, dikutip Minggu (22/3/2026).

Fidan juga menegaskan bahwa dalam situasi saat ini, Israel tidak memiliki keinginan untuk mencapai perdamaian. Menurutnya, langkah-langkah yang diambil justru bertujuan menggagalkan peluang gencatan senjata dalam waktu dekat.

Turki menilai peran AS menjadi faktor kunci dalam menentukan arah konflik di kawasan Teluk Persia. Fidan menyebut ada asumsi kuat bahwa perang masih akan berlangsung setidaknya 2 hingga 3 pekan ke depan, tergantung pada sikap Washington.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
19 jam lalu

Presiden Mahmoud Abbas Tunda Pilpres dan Pileg Palestina Tahun Depan

2 hari lalu

Keji! Israel Lukai-Bunuh Warga Palestina Tiap 90 Menit sejak Gencatan Senjata Gaza

3 hari lalu

Presiden Pezeshkian Jelaskan ke Putin, Kenapa Iran dan AS Tak Kunjung Berdamai

3 hari lalu

81 Pesawat Militer AS Rusak dan Hancur Selama Perang Melawan Iran, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal