WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap proposal damai terbaru yang diajukan Iran dalam lanjutan perundingan antara keduanegara. Meski negosiasi berlangsung lagu, Trump belum melihat titik temu yang memuaskan.
“Mereka ingin membuat kesepakatan, tapi saya tidak puas dengan itu, jadi kita lihat saja apa yang terjadi,” kata Trump, kepada wartawan, dikutip Sabtu (2/5/2026).
Dia juga menegaskan percakapan terbaru dengan Iran belum menghasilkan kemajuan signifikan sesuai harapannya.
Perundingan damai antara AS dan Iran kini dilanjutkan melalui komunikasi telepon, bukan lagi pertemuan tatap muka seperti yang sebelumnya digelar di Islamabad, Pakistan, pada 11-12 April lalu. Keputusan ini diambil karena faktor efisiensi waktu.
“Mereka terus bekerja sama dengan kami, tetapi perjalanan ke Pakistan sangat panjang dan kami melakukan semua hal dalam negosiasi saat ini melalui telepon,” ujarnya.
Meski tidak merinci isi proposal terbaru dari Iran, Trump memberi sinyal bahwa masih ada sejumlah isu krusial yang menjadi penghambat tercapainya kesepakatan. Dua di antaranya adalah program nuklir Iran serta keamanan jalur strategis di Selat Hormuz.