Israel Tak Sabar Perang Lagi, Segera Serang Iran?

Anton Suhartono
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyebut perang melawan Iran mungkin segera berlanjut (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Menteri Pertahanan (Menhan) Israel, Israel Katz, menyebut perang melawan Iran mungkin segera berlanjut. Tiga negara berkonflik, termasuk Amerika Serikat (AS), kini terikat gencatan senjata setelah Presiden Donald Trump mengumumkan perpanjangan tanpa batas waktu pada 21 April lalu.

"Ada kemungkinan kita segera perlu bertindak lagi untuk memastikan tujuan tercapai," kata Katz, seperti dilaporkan surat kabar Yedioth Ahronoth, dikutip Jumat (1/5/2026).

Dia mengklaim Iran mengalami pukulan sangat telak sejak setahun terakhir. Menurut Katz, serangan pada Juni 2025 serta perang terbaru sejak Februari 2026 membuat Iran mundur bertahun-tahun di semua bidang.

Para pengamat menilai, pernyataan Katz itu merupakan upaya Israel untuk mendorong AS kembali ke medan pertempuran.

Pekan lalu, Katz mengatakan Israel masih menunggu lampu hijau dari AS untuk melanjutkan perang. Namun Trump tampaknya lebih memilih pendekatan berbeda, yakni melanjutkan blokade maritim.

Portal berita Axios sebelumnya melaporkan, Komando Pusat AS (Centcom) menyiapkan rencana yang mencakup serangan terhadap infrastruktur Iran hingga opsi lebih luas seperti peningkatan tekanan di Selat Hormuz.

Rencana tersebut bertujuan untuk memaksa Iran kembali ke meja perundingan damai dengan fleksibilitas lebih besar, khususnya pada masalah nuklir.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pakistan Indikasikan AS-Iran Segera Teken Perjanjian Damai

57 tahun lalu

Trump Klaim AS-Iran Sepakat Damai, Begini Respons Teheran

57 tahun lalu

Perdana! Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai Rp26,72 Triliun

57 tahun lalu

Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.860 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal