Trump Umumkan Thailand-Kamboja Mulai Gencatan Senjata Jumat Malam

Anton Suhartono
Donald Trump mengumumkan Thailand dan Kamboja sepakat untuk menghentikan serangan mulai Jumat (12/12) malam (Foto: AP)

Kesepakatan tersebut kemudian diformalkan secara lebih rinci pada 26 Oktober yang dikenal dengan Deklarasi Damai Kuala Lumpur yang diteken di hadapan Anwar Ibrahim dan Trump.

Namun, Thailand menarik diri dari kesepakatan tersebut pada November setelah tentaranya luka akibat terkena ranjau darat Kamboja di perbatasan yang disengketakan.

Sejak itu kedua pihak terus melancarkan serangan dengan dalih diserang terlebih dulu.

Sementara itu perang terbaru Thailand-Kamboja yang pecah sejak Senin lalu telah menewaskan sedikitnya 20 orang dan menyebabkan sekitar 700.000 lainnya di kedua negara mengungsi. 

Sejauh ini belum ada pernyataan dari pihak Thailand maupun Kamboja yang mengonfirmasi kesepakatan terbaru tersebut.
Namun, sebelumnya Anutin mengatakan dia telah memberi tahu Trump dalam percakapan telepin bahwa tanggung jawab untuk mengakhiri kekerasan ada pada pihak Kamboja.

Trump menyatakan dukungannya untuk gencatan senjata selama panggilan telepon.

“Saya menjawab bahwa dia sebaiknya mengatakan itu kepada teman kita (Kamboja),” kata Anutin, soal gencatan senjata.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
19 jam lalu

Iran: Perang Ekonomi Trump Ancam Kedaulatan Seluruh Dunia

21 jam lalu

Iran Akan Serang Negara-Negara Timur Tengah yang Bantu Perang Ekonomi AS

23 jam lalu

Tolak Mentah-Mentah Ajakan AS Perang Ekonomi Lawan Iran, China: Ilegal!

2 hari lalu

Bela Iran, China Kecam Perang Ekonomi AS: Tak Menyelesaikan Masalah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal