Tsunami Sulteng, Keluarga Korban di Australia Masih Cemas Tunggu Kabar

Nathania Riris Michico
Max Imran dan Indah Manshuri berhari-hari mencoba menghubungi anggota keluarga mereka di Palu. (Foto: ABC News/Brittany Evins)

Sejak itu, keluarga belum bisa melakukan kontak dengannya, lantaran sambungan listrik yang padam di banyak zona bencana.

"Ini menakutkan. Saya tak bisa berhenti memikirkannya. Saya tak bisa tidur. Saya ingin berbicara dengannya, hanya untuk mendengar suaranya agar tahu bahwa dia baik-baik saja," kata Liza, dari rumahnya di pinggiran Pakenham.

Rahmat Satria mengatakan kepada saudara perempuannya di Australia bahwa rumahnya hancur. (Foto: Supplied)

Dengan kekhawatiran tentang air bersih dan akses untuk mengintensifkan makanan, Pemerintah Indonesia membuka negaranya untuk menerima bantuan luar negeri pada Senin (1/10/2018).

Liza mengatakan, dia percaya kakaknya tinggal di tempat penampungan. Namun dia cemas akan kesehatannya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
12 hari lalu

Atlet HYROX Australia yang Viral BAB saat Lomba Akhirnya Minta Maaf, Mundur sebagai Pemenang

14 hari lalu

Australia bakal Larang Mahasiswa Internasional Bawa Keluarga

20 hari lalu

Gempa M4,7 Guncang Donggala Pagi Ini, Getaran Terasa hingga Palu dan Sigi

26 hari lalu

Indra Bekti Tunda Rencana Pindah ke Australia, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal