Tuduhan Skandal Pilpres AS 2016, Trump: Obama Harus Bayar Mahal!

Anton Suhartono
Donald Trump kembali menuduh Barack Obama dan Hillary Clinton menyebarkan tuduhan palsu soal campur tangan Rusia dalam Pilpres AS 2016 (Foto: AP)

"Bisa dibilang dia (Barack Obama) lebih merupakan dalangnya. Dia mendengar apa yang dilakukan Clinton, lalu menyetujuinya. Bukan hanya menyetujui, dia mendorongnya. Dan mereka tahu itu palsu. Mereka tahu isu Rusia itu palsu," kata Trump.

Trump menegaskan tidak akan mengubah keputusan untuk menggugat Obama dan Hillary.

"Itu terserah (Jaksa Agung) Pam Bondi, yang menjalankan tugasnya dengan luar biasa. Dia harus bekerja sama dengan penegak hukum untuk melihat apa yang ingin dilakukan. Dan saya tidak akan memberinya nasihat apa pun," kata Trump.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
8 jam lalu

Netanyahu Minta Grasi ke Presiden Israel saat Hadapi Kasus Korupsi 

Internasional
2 hari lalu

Begini Wujud Autopen, Alat Peniru Tanda Tangan yang Dipermasalahkan Trump kepada Joe Biden

Internasional
2 hari lalu

Mengenal Autopen, Alat Pembuat Tanda Tangan yang Jadi Senjata Trump Serang Joe Biden

Internasional
2 hari lalu

Cabut Instruksi Presiden Era Joe Biden, Trump Sebut AS Dikendalikan Kelompok Kiri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal