Turis 76 Tahun Asal Jepang Tewas saat Mendaki Uluru di Australia

Nathania Riris Michico
Salah satu ikon wisata Australia, Uluru, yang berada di Australia Tengah. (Foto: Getty Images)

Lebih dari 250.000 orang mengunjungi wilayah tersebut, yang sebelumnya dikenal sebagai Ayers Rock, setiap tahun. Kematian paling baru tercatat terjadi pada 2010.

Sejak 1950, setidaknya 37 orang tewas dalam pendakian. Rencananya turis akan dilarang mendaki Uluru per Oktober 2019.

Menurut pihak berwenang, hanya 16 persen pengunjung ang melakukan pendakian antara 2011 dan 2015.

Etnis Aborigin Australia sudah sejak lama meminta pengunjung untuk tidak mendaki gunung batu raksasa itu karena merupakan lokasi suci.

Pada 2017, dewan Taman Nasional Uluru-Kata Tjuta memilih dengan suara bulat untuk melarang pendakian karena faktor budaya. Pendakian ke kawasan bebatuan yang dianggap sakral bagi warga Aborijin itu akan dilarang mulai tahun depan, setelah adanya keputusan dari Badan Taman Nasional Uluru-Kata Tjuta .

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Presiden Israel Datang ke Australia, Ribuan Demonstran Bentrok dengan Polisi

Nasional
3 hari lalu

PM Albanese Pulang ke Australia usai Teken Traktat Keamanan Bersama

Nasional
4 hari lalu

RI-Australia Teken Traktat Keamanan, Menlu Sugiono: Bukan Pakta Militer

Nasional
4 hari lalu

Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal