Turki Bakal Beli Lebih Banyak Senjata dari Rusia, AS Beri Peringatan Keras

Ahmad Islamy Jamil
Rencana pembelian senjata militer Rusia oleh Turki menuai kritik dari Amerika Serikat. (Foto: iNews.id)

AS telah mengeluarkan Turki dari program pembelian jet tempur F-35 yang canggih, sebagai sanksi atas kesepakatan militer yang dibuat Ankara dengan Moskow. Padahal, lewat program itu Turki semestinya bisa memperoleh 100 pesawat tempur baru.

Kendati demikian, Sherman menekankan bahwa AS tetap menghargai hubungan baik dengan Turki. Pasalnya, Turki telah menampung dan memberikan sambutan yang baik kepada jutaan pengungsi Suriah. Selain itu, Turki juga menawarkan untuk membantu memulihkan Bandara Internasional Kabul di saat negara-negara Barat tak mampu melakukannya.

“Turki terkadang menjadi tantangan. Saya yakin mereka terkadang menganggap AS sebagai tantangan. Tapi mereka adalah sekutu NATO yang berharga,” kata Sherman.

Hubungan Erdogan dengan Presiden AS Joe Biden bisa dibilang tidak begitu istimewa. Pada awal-awal menjabat kepala pemerintahan di Gedung Putih, Biden pernah mencap pemimpin Turki itu sebagai otokrat. Tak hanya itu, Biden secara terang-terangan memberikan dukungan kepada oposisi Turki.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Trump Batal Hukum Negara Eropa dengan Tarif 10% terkait Greenland, Ini Alasannya

Internasional
5 jam lalu

Trump Yakin Konflik Rusia-Ukraiana Tak Akan Picu Perang Dunia III

Internasional
13 jam lalu

Trump Tak Akan Kerahkan Militer Rebut Greenland, tapi...

Internasional
8 jam lalu

Pertama sejak 128 Tahun, Amerika Berusaha Legalkan Pencaplokan Greenland melalui UU

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal