Turki Berlakukan Jam Malam, Erdogan ke Warga: Setop Merokok Shisha dan Tetap Di Rumah!

Arif Budiwinarto
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mendesak warganya agar tidak kumpul-kumpul di luar ruangan sambil menghisap shisha di tengah tingginya angka kematian akibat Covid-19. (foto: AFP)

Tempat kerja dengan lebih dari 50 staf akan diawasi secara ketat oleh pejabat kesehatan, sementara yang berusia di atas 65 dan di bawah 20 tahun akan dilarang menggunakan transportasi umum.

Beberapa sektor, seperti manufaktur, akan dibebaskan dari pembatasan baru, sementara supermarket mungkin buka selama jam-jam tertentu di akhir pekan.

Erdogan menambahkan bahwa Turki telah mendapatkan 50 juta dosis vaksin Covid-19 dari Biotek Sinovac China, dan petugas kesehatan akan mulai menerima suntikan mulai bulan depan.

Berdasarkan data John Hopkins University, di Turki terdapat setidaknya 638.847 kasus Covid-19 sejak dinyatakan pandemi oleh WHO pada Maret lalu.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
22 hari lalu

Trump Umumkan Anggota Dewan Perdamaian Gaza, Ajak Presiden Erdogan dan Al Sisi

Nasional
23 hari lalu

Baja Nirkarat RI Bebas Bea Masuk Anti-Dumping Turki, Peluang Ekspor Terbuka Lebar

Nasional
1 bulan lalu

Menlu Sugiono bakal Terbang ke Turki Temui Erdogan, Bahas Palestina?

Nasional
1 bulan lalu

Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal