Turki Berniat Beli Sistem Pertahanan Rudal dari Rusia Gelombang 2

Umaya Khusniah
Presiden Turki Tayyip Erdogan bertemu dengan Presiden AS, Joe Biden. (Foto: Reuters)

ANKARA, iNews.id - Turki berniat kembali membeli sistem pertahanan rudal S-400 dari Rusia. Rencana ini dinilai memicu sanksi dan memperjelas keretakan hubungan dengan Amerika Serikat (AS). 

Presiden Turki, Tayyip Erdogan mengatakan tidak ada pihak mana pun yang dapat mengintervensi jenis sistem pertahanan apa yang akan dibeli oleh pemerintah. Selain itu, Presiden AS, Joe Biden juga tidak pernah mengangkat masalah dengan rekam jejak hak asasi manusia Turki saat bertemu dengannya.

“Di masa depan, tidak ada yang bisa ikut campur dalam hal sistem pertahanan seperti apa yang kami peroleh, dari negara mana pada tingkat apa,” kata Erdogan dalam sebuah wawancara yang ditayangkan di CBS News 'Face the Nation',  Minggu (26/9/2021). 

Sebelumnya, Washington mengatakan S-400 akan menimbulkan ancaman bagi jet tempur F-35 dan sistem pertahanan NATO yang lebih luas. Sementara, Turki mengatakan tidak dapat memperoleh sistem pertahanan udara dari sekutu NATO mana pun dengan persyaratan yang memuaskan.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
13 menit lalu

Balas Dendam! Iran Gempur Pangkalan Militer AS di 3 Negara Timur Tengah Sekaligus

45 menit lalu

Serangan AS ke Iran Targetkan Pesta Pernikahan, 4 Orang Tewas 50 Luka

2 jam lalu

AS Gempur Iran Lagi, Trump: Jika Membalas Akan Kami Musnahkan

2 jam lalu

Putin Titip Salam untuk Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Kode Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal