Turki Gelar Latihan Perang di Laut Mediterania, Yunani Makin Gerah

Anton Suhartono
Turki menggelar latihan perang di Laut Mediterania membuat ketegangan dengan Yunani semakin meningkat (Foto: AFP)

Sementara itu badan pertahanan nasional Yunani, HNDS, menyatakan, jet-jet tempur Turki memasuki Wilayah Informasi Penerbangan (FIR) pada Jumat. Wilayah itu berada dalam tanggung jawab penuh lalu lintas penerbangan Yunani.

Insiden itu terjadi ketika empat pesawat tempur F-16 Yunani mengawal pesawat pengebom strategis Amerika Serikat B-52 sebagai bagian dari misi "Allied Sky". Enam pesawat pengebom AS terbang melintasi 30 negara anggota NATO di Eropa dan Amerika Utara dalam 1 hari untuk menunjukkan solidaritas aliansi.

HNDS menyebut masuknya jet-jet tempur Tukri merupakan aksi provokasi dan anti-sekutu. Pesawat tempur Yunani lalu mengusir jet-jet Turki itu.

Krisis telah memecah dua negara anggota NATO itu. Pada Jumat, Sekjen NATO Jens Stoltenberg berbicara dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Dalam pembicaraan lewat telepon itu, dia meminta Erdogan mengedepankan dialog dan menurunkan ekskalasi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

57 tahun lalu

Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam

57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal