"Ini tidak ada kaitannya dengan partai politik. Ini untuk menunjukkan solidaritas, persaudaraan, dan kebersamaan," ujarnya.
Sebelumnya, Erdogan mengatakan dirinya sebagai pejuang Palestina. Pada tahun lalu Turki menjadi tuan rumah KTT OKI di Istanbul untuk menentang keputusan AS yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
KTT itu menegaskan Yerusalem Timur sebagai ibu kota Negara Palestina.
Sementara itu terkait penembakan yang menewaskan 59 warga Palestina, Turki memanggil duta besarnya di Amerika Serikat dan Israel untuk berkonsultasi.