Turki Tangkap 184 Orang termasuk Wali Kota terkait Gempa, Korban Tewas Tembus 50.000

Anton Suhartono
Jumlah korban tewas gempa Turki dan Suriah menembus 50.000 orang (Foto: Reuters)

ANTAKYA, iNews.id - Jumlah korban tewas akibat gempa Turki telah menembus 50.000 orang, termasuk korban meninggal di Suriah. Dua gempa dahsyat mengguncang Turki pada 6 Februari, yakni bermagnitudo 7,8 dan 7,7. Kerusakan masif dan jatuhnya korban juga terjadi di Suriah.

Berdasarkan penghitungan otoritas Turki, korban tewas di negara itu telah mencapai 44.128 orang hingga Sabtu (25/2/2023).Sementara di Suriah jumlah korban tewas menembus 6.000 orang.

Turki tak mengumumkan jumlah korban yang hilang. Namun petugas masih menemnukan jenazah dari reruntuhan bangunan. Seorang petugas pemadam kebakaran yang membantu membersihkan puing-puing di Kota Antakya mengatakan masih ada bagian tubuh manusia ditemukan setiap hari.

Di saat bersamaan Turki terus memburu pihak-pihak yang dituduh terlibat akibat dampak parah gempa bumi. Sejauh ini Turki telah menangkap 184 orang yang dianggap bertanggung jawab atas runtuhnya ratusan ribu bangunan.

Lebih dari 160.000 bangunan, termasuk 520.000 unit apartemen, runtuh atau rusak parah akibat guncangan gempa terburuk dalam sejarah modern negara itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Erdogan: Perang AS-Israel vs Iran Harus Dihentikan Sebelum Seret Timteng ke Bara Api

Nasional
6 hari lalu

Breaking News: Gempa Terkini Magnitudo 5,7 Guncang Lebong Bengkulu

Internasional
10 hari lalu

Gempa Misterius di Pangkalan Militer AS Area 52 Nevada Bersamaan dengan Perang Iran

Internasional
11 hari lalu

Gempa Misterius Guncang Fasilitas Militer Rahasia AS di Nevada, Uji Coba Senjata Nuklir?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal