Turki Tangkap 304 Tentara Diduga Pendukung Fethullah Gulen

Ahmad Islamy Jamil
Tentara Turki (ilustrasi). (Foto: AFP)

ISTANBUL, iNews.idTurki telah memerintahkan penahanan 304 personel militer dalam operasi yang menargetkan para pendukung Fethullah Gulen. Ankara selama empat tahun ini selalu menuduh ulama karismatik itu sebagai dalang di balik makar yang gagal pada 2016. 

Kantor berita Anadolu melaporkan, operasi penumpasan yang menargetkan jaringan Gulen—tokoh Islam yang kini mengasingkan diri di AS itu— terus berlanjut sampai sekarang. Gulen sendiri telah menyangkal keterlibatannya dalam upaya kudeta empat tahun silam, yang menewaskan sekitar 250 orang.

Operasi pada Selasa (8/12/2020) awalnya diprakarsai oleh kantor kejaksaan di Izmir, provinsi yang terletak di pesisir barat Turki. Operasi itu kemudian penyebar di 50 provinsi lainnya.

Para tersangka yang ditangkap, termasuk lima kolonel dan 10 kapten. Kebanyakan dari mereka berstatus prajurit aktif. 

Menurut laporan Anadolu, para tentara itu diyakini melakukan kontak dengan orang-orang yang memiliki hubungan dengan jaringan Gulen.

Sejak upaya kudeta pada 2016, penguasa Turki telah menahan sekitar 80.000 orang. Sebagian besar dari para tahanan politik itu masih menunggu proses persidangan. 

Selain itu, sekitar 150.000 pegawai negeri, personel militer, dan pegawai lainnya telah dipecat atau diskors dari jabatan mereka. Ada lebih dari 20.000 tentara Turki yang diberhentikan karena dituduh terkait dengan Gulen.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
5 jam lalu

Turki: Pakta Pertahanan Makkah Bukan untuk Lawan Iran

1 hari lalu

Bus Bawa Tentara Adu Banteng, 22 Orang Tewas

2 hari lalu

Diteken di Makkah! Turki, Saudi dan Pakistan Sepakati Kerja Sama Pertahanan Saling Melindungi

31 hari lalu

Prabowo Ungkap Pindad Bakal Pasok Senjata Tentara Arab Saudi: Senjata Kita Teruji!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal