Turki Tolak Akui Pencaplokan 4 wilayah Ukraina oleh Rusia, Ini Alasannya

Umaya Khusniah
Kementerian Luar Negeri Turki menolak pencaplokan Rusia atas empat wilayah di Ukraina. (Foto: )

ISTANBUL, iNews.id - Kementerian Luar Negeri Turki menolak pencaplokan Rusia atas empat wilayah di Ukraina. Langkah Rusia tersebut dinilai merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional.

Pernyataan ini disampaikan Kementerian Luar Negeri Turki pada hari Sabtu (1/10/2022). Turki tidak mengakui pencaplokan Krimea oleh Rusia pada 2014, termasuk keputusannya terhadap empat wilayah, Donetsk, Luhansk, Kherson dan Zaporizhzhia.

"Keputusan ini merupakan pelanggaran berat terhadap prinsip-prinsip hukum internasional yang telah ditetapkan. Ini tidak dapat diterima," kata kementerian itu.

Turki juga menegaskan kembali dukungan mereka terhadap resolusi perang Rusia-Ukraina yang tingkat keparahannya terus meningkat. Turki mendukung resolusi berdasarkan perdamaian yang adil yang akan dicapai hanya melalui negosiasi.

Dilansir dari Reuters, negara anggota NATO itu telah melakukan tindakan penyeimbangan diplomatik sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari. Ankara menentang sanksi Barat terhadap Rusia dan memiliki hubungan dekat dengan Moskow dan Kiev, tetangganya di Laut Hitam. Namun Turki juga mengkritik invasi Rusia dan mengirim drone bersenjata ke Ukraina.

Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan pencaplokan wilayah pada Jumat (30/9/2022). Rusia menjanjikan Moskow akan menang dalam operasi militer khusus bahkan ketika menghadapi pembalasan militer baru yang berpotensi serius.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Rusia Peringatkan AS Tak Serang Iran

Internasional
3 hari lalu

Drone Kamikaze Rusia Hantam Bus Pekerja Tambang Ukraina, 15 Orang Tewas

Internasional
4 hari lalu

325.000 Tentara Rusia Tewas dalam Perang Lawan Ukraina, Terbanyak sejak Perang Dunia II

Internasional
4 hari lalu

Latihan Perang Gabungan dengan Rusia-China, Iran Tunjukkan Otot kepada AS dan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal