Ubah Pernyataan, Donald Trump Sebut Ledakan Lebanon Mungkin Kecelakaan

Anton Suhartono
Donald Trump (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengubah pernyataannya terkait ledakan dahsyat di Beirut, Lebanon. Dia menyebut penyebab ledakan yang sejauh ini merenggut 135 nyawa itu masih misterius atau mungkin kecelakaan.

Pada Selasa (4/8/2020) atau tak lama setelah kejadian, Trump mengaku telah mendapat informasi dari seorang jenderal bahwa ledakan di pelabuhan itu kemungkinan serangan bom.

Namun pada konferensi pers di Gedung Putih, Rabu (5/8/2020), dia menjelaskan pertanyaan mengenai dugaan bom belum terjawab.

"Saya bisa beri tahu Anda, apa pun yang terjadi, ini mengerikan. Tapi mereka belum benar-benar mengetahui apa itu. Belum ada yang tahu," katanya, dikutip dari AFP, Kamis (6/8/2020).

"Seseorang meninggalkan beberapa jenis bahan peledak yang mengerikan, mungkin memang begitu. Mungkin itu serangan, saya rasa tidak ada yang bisa mengatakannya sekarang. Saya sudah mendengar dua (informasi) itu," tuturnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
13 jam lalu

Trump Yakin China dan Rusia Tak Bantu Iran Perang Lawan AS

15 jam lalu

Houthi Peringatkan AS Tak Terlibat dalam Konflik Lawan Saudi

22 jam lalu

Trump Sebut Akan Bertemu Kim Jong Un Bulan Depan

2 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai Trump Umumkan Gencatan Senjata Energi Rusia-Ukraina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal